Sindikat Pencuri Mummy di Toraja


Dalam sebuah tayangan di tvOne pada hari Sabtu (28 November 2009), dipaparkan dengan jelas mengenai sindikat pencurian mummy di Toraja.

Salah satu kejadian yang sampai sekarang belum terungkap adalah pencurian mummy di situs Ma’dandan yang merupakan objek wisata di Tana Toraja.

Situs Ma’dandan terletak di Kecamatan Gandangbatu Sillanan dan sampai sekarang belum terjamah oleh Pemerintah. Artinya situs ini masih dibiarkan seperti apa adanya dan tidak dibukan untuk turis.

Namun salah satu mummy dari situs ini sudah pernah dijadikan objek wisata di Desa Sillanan. Sayangnya akibat sindikat pencurian, mummy ini telah hilang beberapa tahun yang lalu.

Sampai sekarang belum ada usaha serius dari Pemerintah Daerah Tana Toraja untuk mengembalikan keberadaan mummy tersebut.

Di tempat lain di Tana Toraja, juga ditemukan adanya mummy, seperti di daerah Dende’.

Dari beberapa orang yang diwawancarai dalam acara TV yang disiarkan tvOne tersebut, tampak bahwa ada keluarga yang merestui untuk menjual mummy yang merupakan nenek moyang keluarga itu sendiri.

Sangat disayangkan bahwa ternyata usaha pencurian mummy di Toraja ini sedikit banyak ternyata melibatkan pihak keluarga.

Mummy Toraja yang masih ada adalah di Dende’ yang disimpan oleh Keluarga di rumahnya. Sayangnya mummy ini mengalami penyusutan ukuran. Tidak diketahui dengan pasti mengapa ukuran mummy ini bisa berubah.

Keseriusan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan Pariwisata di Tana Toraja memang masih sangat kurang. Perhatian terhadap mummy ini adalah salah satu buktinya.

8 Responses to “Sindikat Pencuri Mummy di Toraja”

  1. jasadh Says:

    diharapkan pemerintah pusat agar bisa mengembangkan potensi daerah dan juga meningkatkan kualitas SDM terkait…
    salam kenal…

  2. agust Says:

    diharapkan pemerintah tana toraja lebih peduli dengan pusat-pusat pariwisata ditana toraja dan kalau boleh pusat pariwisata yg sedia ada dinaik tarafkan dan mengembangkan lagi pusat pariwisata yg terbengkalai sebab i2 akan membawa dampak yang positif kepda ekonomi toraja dan boleh meningkatkan taraf hidup masyarakat toraja.

  3. sili suli Says:

    seharusnya dilestarikan…….

  4. torajaland Says:

    sisi lain dari potret kemiskinan di toraja.

  5. rahman Says:

    pemerintah harus bertindak cepat dalam kasus ini.. bila terus dibiarkan berlangsung mummy di toraja yang usaianya ratusan tahun akan pindah ketangan para kolektor..

  6. anto Says:

    yaa shrusx smuax d lestarikan selai dari mummi,wisata@ lainnx jg…sukses untuk smua pihak yg mndukung.
    slm by anto d kalsel

  7. dedy Says:

    jangan lg ada pencurian mumi,,,karena mumi adalah salah satu kekayaan toraja yg harus dijaga,,,

  8. frans bararuallo Says:

    … saya lebih senang jika aparat polisi yang ditindak karena kegiatan pencurian mummy berada di bawah garis kewenangan mereka. Tutunkan pangkatnya atau pecat agar kapok menerima suap.
    Contohnya : judi ayam (sabung ayam : ra’pitu) yang sering ditangkap tetapi pelakunya bisa bebas karena polisi menerima suap. Mau bukti konkret, saya kasih foto dan orangnya (asal dibolehkan).

    … usul saya :
    Bagaimana jika Pemda mendirikan pusat-pusat kebudayaan lokal di tempat tertentu sehingga mummy ini bisa disimpan di sana/. Demikian pun peralatan dan sarana budaya lainnya.

    Ok ? oke-oke saja asal jangan jadi pelopor pencurian
    frs


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: