Orang Indonesia di Belanda

Setelah beberapa bulan di Belanda, saya bisa melihat bahwa ternyata komunitas Indonesia disini cukup banyak.

Tapi sayangnya tidak ada organisasi yang cukup kuat  yang bisa mengumpulkan mereka dalam satu komunitas.

Salah satu komunitas orang Indonesia di Belanda adalah GKIN, Gereja Kristen Indonesia Netherland.

Gereja ini sudah mendapat pengakuan dari Ratu Belanda dan bahkan salah satu pendetanya yaitu ds. Budiman,  pernah mendapat penghargaan dari Ratu Belanda.

Warga Indonesia yang kemudian berpindah menajadi warga Negara Belanda ternyata punya alasannya yang beragam:

- tidak punya kewarganegaraan Indonesia, misalnya: orang orang yang dituduh pemberontak.

- mereka sudah hidup lama di Belanda karena profesi, misalnya : psikolog, dokter, akuntan, dsb. Orang yang termasuk dalam golongan ini biasanya masuk ke Belanda sekitar tahun 70-80an.

- menikah dengan orang Belanda, kebanyakan dari mereka adalah wanita yang menikah dengan pria Belanda. Ada juga mungkin pria Indonesi yang menikah dengan pria Belanda, atau wanita Indonesia yang menikah dengan wanita Belanda. Homo dan lesbian tidak jadi masalah di Belanda.

—-

Kalo boleh berandai-andai …

Jika saja ada organisasi yang kuat yang bisa menghubungkan orang-orang di Indonesia dengan orang-orang di Belanda tersebut maka bisa dijakikan jembatan buat orang-orang Indonesia untuk mengakses Eropa.

Misalnya saja:

1. organisasai itu bisa mendorong anak-anak Indonesia untuk belajar di Belanda.

2. memberikan informasi tentang teknologi dan pengetahuan kepada generasi muda Indonesia.

Sayangnya … kita hanya sibuk dengan Pilkada .. abis Pemilihan RT, kemudian Pemilah Lurah, kemudian Pemilihan Camat, kemudian Pemilihan Bupati, kemudian Pemilihan Gubernur, kemudian Pemilihan anggota DPR/MPR, kemudian Pemilihan Presiden. Dan dalam jangka 5 tahun kembali lagi ke awal.

Jadi kita akan selalu sibuk dengan Pilkada … kapan yah kita sibuk dengan berbagi pengetahuan dan teknologi ?