Erry Riyana minta dijadikan terdakwa oleh Polisi


Berikut transkip surat Erry yang juga ditembuskan kepada Presiden RI, Kapolri dan kuasa hukum Bibit dan Chandra. Surat diketik dan ditandatangani.

Kepada Yth
Kabareskrim Komjen Susno Duadji di Tempat

Dengan hormat, bersama ini saya bermaksud mengklarifikasi perihal alasan penetapan sebagai tersangka dan penahanan terhadap pimpinan KPK yang diberhentikan sementara Bapak Bibit Samad Rianto dan Bapak Chandra M Hamzah.

Berdasarkan informasi yang saya terima, alasan-alasan penetapan sebagai tersangka dan penahanan tersebut terkait dengan tuduhan penyalahgunaan kewenangan oleh para pimpinan KPK yang telah diberhentikan sementara tersebut. Antara lain dalam menandatangani surat perintah pencekalan terhadap pihak-pihak yang terkait proses penyelidikan dan penyidikan KPK, mencabut pencekalan terhadap mereka dalam hal fakta hukum yang ditemukan, kemudian mengharuskan hal tersebut atau dalam menjalankan kewenangan teknis lain yang diatur dalam UU Nomor 30/2002.

Bilamana hal tersebut menjadi alasan penetapan status tersangka dan penahanan terhadap mereka, maka demi memastikan upaya penegakan hukum yang nondiskriminatif, seluruh atau sebagian besar pimpinan KPK, termasuk mereka yang sudah menjadi mantan pimpinan KPK, terutama saya sendiri, telah pula menjalankan kewenangan teknis serupa. Sehingga kepolisian layak untuk menetapkan semua pimpinan termasuk mantan semua pimpinan KPK sebagai tersangka.

Bila kepolisian merupakan lembaga negara yang konsisten dengan kebijakan penegakan hukum, saya bersedia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan karena menjalankan tugas saya sebagai pimpinan KPK sesuai dengan UU 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 2002-2007.

Jakarta 30 Oktober 2009

Erry Riyana Hardjapamekas

Tembusan Yth:

1. Presiden Republik Indonesia

2. Kepala Kepolisian Republik Indonesia

3. Tim Pembela Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah

One Response to “Erry Riyana minta dijadikan terdakwa oleh Polisi”

  1. Ekodeto Says:

    Ya nggak bisa to, pak! Pak Erry kan bukan pak Bibit dan pak Chandra! Mungkin polisi pikir: ngapain nangkap orang yang sudah tidak aktif memimpin KPK?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: