Persiapan PILKADA Toraja 2010


Masyarakat Toraja sebentar lagi akan memilih Pemimpin Baru. Bupati untuk Toraja dan juga untuk Toraja Utara.

Momentum ini menjadi sangat penting untuk masyrakat dalam menentukan kemana Toraja akan mengarah dalam 5 tahun kedepan. Bukan hanya 5 tahun kedepan, tetapi mungkin 20 tahun kedepan. Karena apa yang dikerjakan dalam 5 tahun kedepan ini, akan menentukan nasib kita sampai dengan 20 tahun kedepan.

Pada soeatoe waktoe, saya sempat chattting dengan salah seorang teman di Makale. Dia bilang, soeasana pilkada seodah semakin marak. Ada banyak kegiatan yang dilakoekan oleh para kandidat.
Dengan nada bercanda saya bilang ke teman saya “Kalo milih nanti, pilihlah calon yg gak pernah bagi2 makanan, pakaian, ataw bagi2 apapoen tapi programnya bagoes.”
Dan sontak dia menjawab ” Kalo begitoe pasti gak ada yang akan terpilih”. #$%&^%$#%$#^%$#

Dalam suatu pertemuan dengan orang-orang Toraja di Jakarta beberapa waktu lalu, terdengar kabar bahwa salah satu pasangan calon bupati teridiri dari orang Muslim toto’ dan orang Kristen toto’. Sepertinya terlihat sangat pas dan menjunjung tinggi pluralisme.
Namun pasangan ini mendapat banyak kritikan bahwa mereka cenderung menggunakan money talks. Dimana sang calon bupati sering menghambur-hamburkan uang dalam proses menuju pilkada ini.

Salah satu pasangan juga ternyata calon Bupatinya adalah istri Bupati yang sekarang sedang berkuasa. Mungkin perlu dipertanyakan : Apakah kita akan kembali kepada masa 10 tahun terakhir ?
Akankah kita mau diperintah oleh orang yang itu-itu saja ?

Saya sangat berharap masyarakat bisa memilih dengan objektif. Bukan atas dasar kekeluargaan semata, tetapi lebih mengedepankan kompetensi dari pasangan calon Bupati.

7 Responses to “Persiapan PILKADA Toraja 2010”

  1. hendra novian Says:

    Untuk memejukan tanah toraja harus dipimpin oleh orang yang takut akan TUHAN dan mempunyayi pendidikan yang tinggi demi kemajuan tanatoraja.

  2. hendrik sembiring Says:

    Diberkatilah pemimpin yang dipilih sesuai kehendak Tuhan. Berkat Turun dari Kepalanya Harun dan turun ke janggutnya dan terus ke jubahnya. Artinya, Pemimpin yang baik akan sangat menentukan kesejahteraan rakyatnya. Mari kita gumuli demi kesejahteraan dan kemakmuran kita semua. Semoga Toraja akan semakin jaya.

  3. frans bararuallo Says:

    Jangan melibatkan Tuhan dalam berkampanye. Tuhan tidak suka pada kegiatan politik praktis. Tuhan selalu berada di bawah keteduhan dan keheningan umatnya.

    Ya setuju jika Cabut berasal dari kalangan dunia pendidikan dan memiliki kompetensi dan daya juang tinggi. Periksa IPK-nya. Minimal 2.75 agar bisa diukur kebolehannya (kinerjanya).

    Khusus untuk Toraja Utra, seboleh-bolehnya Cabut yang menguasai adat-istiadat di sana agar bisa membaur dengan masyarakatnya; sedang Toraja Selatan sebaiknya dari kalangan bangsawan supaya rakyatnya mau mendengar dia.

    Salama’

    • Soter Pabendon Says:

      Memilih Pemimpin sesuai kultur Toraja memiliki 3 pilar pokok al : 1. Sugi’ 2. Barani. 3 Manarang. Masing masing punya penjelasa sesuai zamannya; Kebanyakan orang toraja akan mengartikan secara gamlang pengertian 3 pilar diatas padahal zaman sudah berubah. 3 pilar tersebut merupak hal yang paling hakiki pada zaman dahulu yang lasim disebut Tallu bakaa. Pada era sekarang ini masih sangat di butuhkan pemimpin yang memiliki 3 hal tersebut dalam artian: 1. Sugi” dimaksudkan ” sugi’ pa’ inawan dan bukan sugi dalam arti memiliki banyak harta. 2. Barani dalam artian masihkah ada yang berani mengatakan salah bila sala dan masihkah ada yang berani membelah yang “KECIL”? Berani mengatak benar adalah benar, berani membela kaum marginal, berani membuka komunikasi untuk mendapatkan jaringan dunia luar untuk mendatangkan investor dan semacamnya yang cocok dengan tatanan dan budaya Toraja dan bukannya mendatangkan yang “menakutkan”. 3. Manarang; dimaksudkan kinawa alias bijaksana, adalah benar Kompetensi sangat menentukan kinerja. The right man on the right place. Melihat Toraja dan membangun Toraja jangan dilihat secara sepenggal demi penggal tetapi lihatlah dan bangunlah secara utuh karena itu belajarlah sejarah Toraja masa lalu, masa kini dan mau dibawa kemana Toraja?

  4. parly Says:

    masyarakat toraja dalam menentukan pilihannya agar tidak dipengaruhi dengan uang, tetapi harus menggunakan dengan hati nuraninya untuk menentukan masa depan anak dan cucunya untuk menikmati kesejahtraan yang lebih baik, oleh sebab itu harus memilih orang yang bener-benar berjiwa hati nurani ingin membangun tana toraja, kalau calon bupati yang mengandalkan kekuatan uang itu berarti ingin mendidik masyarakat untuk belajar korupsi.

  5. frans bararuallo Says:

    Mau tallu bakaa, tallu silolo’, atau tallu ada’, atau tallu inaa, semua boleh diterima asalkan mau dengan hati nurani mengangkat daerah untuk maju setara dengan daerah lain di Indonesia dan Asteng pada umumnya.

    Untuk itu perlu jiwa besar dan kompetensi yang kuat untuk membangun relasi dengan dunia luar, termasuk membenahi adm. publik dan relasi sosial.

    Siapa yang mau maju, asal jangan seperti di Tana Toraja (Toraja Selatan), silakan saja.

    frs

  6. TCN Says:

    siapapun yang tampil sebagai pemimpin di Toraja Utara kita berharap dapat memajukan rakyat toraja utara.

    mellong liu blogna sangmane ta’.
    kurre


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: